RAKORNAS LEMBAGA PENDATAAN PENDIDIKAN

06-03-2016 / 09:00:27 / Administrator / Dilihat 635 Kali
berita
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Pendataan Pendidikan 2016 di Jakarta, Selasa s.d Jumat (1-4/03/2016). Dengan mengangkat tema "Melalui gerakan pelibatan pelaku dan ekosistem pendidikan dan kebudayaan provinsi / kabupaten / kota, kita wujudkan data yang berkualitas sebagai arah dalam penentuan kebijakan, perencanaan dan evaluasi", acara ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi dalam pengelolaan dan integrasi data pendidikan dan kebudayaan yang lebih baik di pusat maupun di daerah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mendorong keterlibatan masyarakat dalam pendidikan dan kebudayaan. Pemerintah tidak bisa lagi menjalankan pendidikan dan kebudayaan semata-mata sebagai program pemerintah. Pelibatan publik harus dibangun. "Itu artinya kita membangun bukan hanya sumber dayanya tetapi juga ekosistemnya," kata Mendikbud.

Menurut Mendikbud, keberadaan data yang valid sangat penting terutama jika dilihat dari besarnya Indonesia. Untuk itu, strategi pelibatan publik agar ekosistem dapat terbentuk dan pelakunya dapat berinteraksi, dinilai tepat, guna menyiapkan informasi yang akurat, selaras, transparan.


Mendikbud mengatakan, pelibatan publik memastikan sistem dan sumber daya pengelolaaan data termasuk manusia dan operatornya, terkelola dengan baik. Dengan begitu, kata dia, manfaatnya sangat luar biasa untuk pendidikan. "Jika pelaku pendidikan dan kebudayaan terlibat secara kondusif maka akan memperbaiki mutu pendidikan dan kebudayaan kita, karena informasi akan disebarkan secara strategis dan akurat," katanya.


Dalam kesempatan yang sama, mendikbud juga memperkenalkan neraca pendidikan daerah. Dari neraca tersebut dapat dilihat daerah mana saja yang alokasi APBD untuk pendidikannya di bawah seharusnya. Dengan demikian, pelaku-pelaku pendidikan di daerah dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mendorong perbaikan terus-menerus.

Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi dalam laporannya mengatakan, rakor ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan peran kelembagaan dalam pemberdayaan data pokok pendidikan kebudayaan. "Dengan koordinasi ini kita dapat menyamakan persepsi dan komunikasi antar pengelola pokok data pendidikan baik yang berada di pusat maupun daerah," katanya.


Berita Terkait
Kategori Berita
Agenda DISDIKBUD KOTA METRO
Gallery Foto